Ketua GWI Minta Kapolda Sulut Tangkap Pengusaha BBM Marco Diduga Ilegal Jika Terbukti Copot Kapolres dan Kasat Reskrim Manado Serta Kapolsek Mapanget


Ketua GWI Minta Kapolda Sulut Tangkap Pengusaha BBM Marco Diduga Ilegal Jika Terbukti Copot Kapolres dan Kasat Reskrim Manado Serta Kapolsek Mapanget



Manado, Kupasperkarakorupsi.com

-Bahan bakar minyak ( BBM ). bersubsidi jenis solar untuk kepentingan masyarakat diduga di jadikan kepentingan pribadi diduga berasal dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Manado dan kemudian di jual ke industri,merupakan tindakan yang tidak hanya melenggar hukum, tetap juga merugikan negara dan masyarakat secara keseluruan dan menjadi PR besar untuk APH dan POLDA SULUT.


Setelah ada temuan beberapa media online  diduga MK alias MARCO mafia solar di wilayah Kombos barat, Kec. Singkil Kota manado. kebal hukum bahkan dari informasi yang beredar bahwa mafia solar alias Marco punya dua gudang penimbunan BBM Ilegal lagi,, yang ada juga di Kairagi Dua, Kec. Mapanget Kota Manado, Rabu 5 Februari 2025.


Pada saat awak media konfirmasi ke polsek Mapanget, ternyata ada dugaan oknum anggota yang terlibat dan melindungi mafia solar tersebut.


Menurut Undang Undang No 22 Tahun 2001,tentang minyak dan gas bumi, penggunaan subsidi BBM secara tidak sah atau menyalagunakan untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran yang dapat di kenakan sangsi pidana.


Pasal 55 Undang Undang tersebut menyatakan,bahwa setiap orang yang menyalagunakan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang di subsidi, pemerintah di pidanakan pidana penjara paling lama, 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp,60.000.000.000 00 (enam puluh milyar rupiah).


Di tempat terpisah Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia GWI Sulawesi Utara Hendra Tololiu meminta APH dalam hal ini Polda Sulut, Kapolda Irjen Pol, Royke Langi, tutup kegiatan di Gudang penampungan BBM diduga ilegal jika terdapat bukti copot Kapolres Manado dan jajaran nya Kapolsek Kapolsek Mapanget, dan tuntaskan dugaan BBM ilegal jenis solar bersubsidi secara transparan dan tangkap bos MK alias Marco pengusaha BBM dugaan ilegal.


Hendra Tololiu menegaskan, “terkait Aktivitas BBM yang semakin marak di Sulawesi Utara khususnya kota Manado, BBM tersebut diduga berasal dari SPBU, hal ini sebenarnya menjadi atensi Kapolri dan Kapolda, karena dugaan Polres Manado, polsek Mapanget belum dapat menertibkan penampungan BBM yang ditampung oleh bos MK alias marco berasal dari SPBU di daerah Manado,” tuturnya.


“Tentang BBM dugaan ilegal ini, saya sangat menyayangkan kalau masih ada BBM yang diduga ilegal diperjual belikan, saya minta ke Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie agar dapat tindak tegas para pebisnis BBM yang dugaan ilegal seperti yang dilakoni bos MK alias Marco ini,” ungkapnya.


Sambung Ketua GWI Sulut lagi, “Saya meminta ke pihak yang terkait APH dalam hal ini Polda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie turun langsung periksa kegiatan dugaan BBM ilegal yang di kelolah bos MK alias Marco apa bila terbukti saya meminta Kapolda Sulut copot saja Kapolres Manado, Kasat Reskrim serta jajaran Polsek Mapanget,” singkatnya.


Tim awak media juga sudah mendapatkan informasi dan membenarkan kalau ada aktifitas BBM di gudang tersebut.


Hingga berita ini di tayangkan awak media belum dapat terkonfirmasi dengan Polres Manado.

(Tim red)

0 Komentar

Lowongan Wartawan oleh Media 1detik